Rupa-rupa Lelucon Dalam Alkitab

1. Alkitab melindungi para pemerkosa gadis perawan yang belum bertunangan. 
Kitab Ulangan: 
22:28 Apabila seseorang bertemu dengan seorang gadis, yang masih perawan dan belum bertunangan, memaksa gadis itu tidur dengan dia, dan keduanya kedapatan-- 
22:29 maka haruslah laki-laki yang sudah tidur dengan gadis itu memberikan lima puluh syikal perak kepada ayah gadis itu, dan gadis itu haruslah menjadi isterinya, sebab laki-laki itu telah memperkosa dia; selama hidupnya tidak boleh laki-laki itu menyuruh dia pergi.  

Jika anda patuh pada aturan hukum tersebut (katanya sih firman Tuhan), pasti anda akan mencari gadis paling cantik yang masih perawan untuk anda perkosa, karena sebentar lagi gadis itu akan menjadi istri anda. Enak kan? 
2. Malaikat Tuhan berfirman. 
Kitab Hakim-hakim: 
2:1. Lalu Malaikat TUHAN pergi dari Gilgal ke Bokhim dan berfirman: "Telah Kutuntun kamu keluar dari Mesir dan Kubawa ke negeri yang Kujanjikan dengan bersumpah kepada nenek moyangmu, dan Aku telah berfirman: Aku tidak akan membatalkan perjanjian-Ku dengan kamu untuk selama-lamanya, 
2:2 tetapi janganlah kamu mengikat perjanjian dengan penduduk negeri ini; mezbah mereka haruslah kamu robohkan. Tetapi kamu tidak mendengarkan firman-Ku. Mengapa kamu perbuat demikian? 
2:3 Lagi Aku telah berfirman: Aku tidak akan menghalau orang-orang itu dari depanmu, tetapi mereka akan menjadi musuhmu dan segala allah mereka akan menjadi jerat bagimu." 
2:4 Setelah Malaikat TUHAN mengucapkan firman itu kepada seluruh Israel, menangislah bangsa itu dengan keras.  

Siapakah Malaikat Tuhan itu? Mengapa Ia berfirman? Dalam Kitab Lukas, Tuhan cukup mengutus malaikat Gabriel (Jibril) untuk menyampaikan pesan-Nya, bukan berfirman atas kemauannya sendiri. 
Kitab Lukas: 
1:19 Jawab malaikat itu kepadanya: "Akulah Gabriel yang melayani Allah dan aku telah diutus untuk berbicara dengan engkau dan untuk menyampaikan kabar baik ini kepadamu. 
1:26. Dalam bulan yang keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nazaret, 
1:27 kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf dari keluarga Daud; nama perawan itu Maria.  

Jadi, Malaikat Tuhan itu siapa? Lucu ya ada malaikat berfirman. 
3. Orang yang tergantung pada kayu salib pastilah orang terkutuk. 
Kitab Ulangan: 
21:22 "Apabila seseorang berbuat dosa yang sepadan dengan hukuman mati, lalu ia dihukum mati, kemudian kaugantung dia pada sebuah tiang, 
21:23 maka janganlah mayatnya dibiarkan semalam-malaman pada tiang itu, tetapi haruslah engkau menguburkan dia pada hari itu juga, sebab seorang yang digantung terkutuk oleh Allah; janganlah engkau menajiskan tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu menjadi milik pusakamu."  

Lucunya dimana? Orang yang tergantung pada kayu salib yang diduga bernama Yesus, benar-benar dipuja dan dianggap Tuhan oleh orang Kristen, padahal ia adalah orang terkutuk menurut Kitab Ulangan (katanya sih firman Tuhan).  
Penyimpangan Kristen ini tidaklah terlalu mengherankan, karena berdasarkan doktrin dari sang pendiri Kristen, yang mengangkat dirinya sendiri sebagai rasul Tuhan, Paulus Tarsus, berikut ini. 
Kitab Galatia: 
3:13 Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!"
Orang yang terkutuk di mata Tuhan, ketika doktrin Paulus Tarsus tersebut ditelan bulat-bulat oleh orang Kristen, bisa menjadi orang yang paling mulia dan bahkan bisa menjadi Tuhan segala. Lucu kan? 
4. Tuhan yang menikahkan, manusia dilarang menceraikan. 
Kitab Markus: 
10:7 sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, 
10:8 sehingga keduanya itu menjadi satu daging. Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. 
10:9 Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia."  

Kitab Matius: 
19:5 Dan firman-Nya: Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging. 
19:6 Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia."

Persoalannya yang menikahkan kedua mempelai itu manusia sendiri atau Tuhan? Kalau yang menikahkan itu manusia, tentu manusia itu juga boleh menceraikan. Kenyataannya, orang Kristen yang sudah menikah dilarang bercerai, padahal yang menikahkan kedua mempelai tersebut bukanlah Tuhan, melainkan para pendeta/pastor. Lucu juga kan? 
5. Dua orang paling berjasa dan seorang pencari muka di sisi Yesus. 
Menurut keterangan dari kitab-kitab Markus, Matius, Lukas, dan Yohanes, dua orang paling berjasa dalam pembentukan agama Kristen adalah Yudas Iskariot dan Pontius Pilatus, karena: 
- oleh sebab Yudas Iskariot, Yesus ditangkap dan diserahkan kepada Pontius Pilatus.
- oleh sebab Pontius Pilatus, Yesus diserahkan kepada orang-orang Yahudi untuk disalibkan. 
Lucunya, orang Kristen menuding kedua orang tersebut sebagai penghianat, padahal mereka berperan besar dalam peristiwa penyaliban orang yang diduga bernama Yesus itu. 
Sedangkan seorang pencari muka di sisi Tuhan Yesus adalah Paulus Tarsus, dimana ia tanpa malu-malu mengklaim dirinya sebagai rasul yang diutus oleh Tuhan kepada orang-orang Kristen untuk mewartakan ketuhanan Yesus. Berikut ini klaim Paulus Tarsus. 
Kitab Galatia: 
1:15 Tetapi waktu Ia (Yesus), yang telah memilih aku (Paulus) sejak kandungan ibuku dan memanggil aku oleh kasih karunia-Nya,  
1:16 berkenan menyatakan Anak-Nya di dalam aku, supaya aku memberitakan Dia di antara bangsa-bangsa bukan Yahudi, maka sesaatpun aku tidak minta pertimbangan kepada manusia;   

Lucunya, Yesus sendiri tidak pernah mengenal dan bertemu dengan Paulus Tarsus.  
6. Perintah Yesus dan kedegilan umat Kristen.

Yesus mengajarkan kepada umatnya untuk senantiasa menegakkan hukum Taurat hingga langit dan bumi lenyap, sebagaimana pernyataan Yesus berikut.
Kitab Matius:
5:18. Karena aku berkata kepadamu: sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi. (Selengkapnya baca: Matius 5:17-20)
Namun demikian, umat Kristen telah mencampakkan perintah Yesus tersebut ke dalam bak sampah sembari mengatakan (dengan mengutip pernyataan Paulus):
Kitab Efesus:
2:15. Sebab dengan mati-Nya (Yesus) sebagai manusia, Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya dan dengan itu mengadakan damai sejahtera.
Lucunya, meski telah mencampakkan perintah Yesus tersebut ke dalam bak sampah, umat Kristen tanpa malu-malu memuja-muja Yesus sebagai suri tauladan dan tokoh idolanya. Benar-benar menggelikan!

Wassalaam.